Diduga Masih Terjadi Ketimpangan

Pariaman, Amiruddin

bahaya gempa

Diduga masih terjadi ketimpangan oleh petugas  dalam penyaluran  bantuan musibah Gempa September 2007 di Kabupaten Padang Pariaman. Pasalnya, masih ada masyarakat yang mengaku rumah juga rusak. Tapi tidak pernah menerima bantuan sama sekali.

“Kami menduga, wali korong dengan  perangkatnya  selaku pendata, pilih kasih dalam menyalurkan bantuan. Buktinya, kenapa kami tidak menerima sama sekali. Sementara rumah kami juga mengalami kerusakan, akibat Gempa September 2007,” tutur Minah bersama beberapa rekannya di Punco Ruyung Nagari Batu Kalang Kecamatan Padang Sago, Kamis (29/7-10).

Wali Korong Punco Ruyung, Agus Salim yang diminta komentarnya, mengatakan, sudah mendata dan telah melaporkan kepada pihak nagari dan nagari telah pula meneruskan kepihak kecamatan dan kabupaten.

“Saya sudah mendata dan melaporkan semua rumah penduduk yang tertimpa musibah Gempa September 2007, baik rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Tidak satupun yang ditinggalkan. Tetapi nyatanya yang diturunkan pihak kabupaten seperti itu. Maaf saya tidak bisa lagi berbuat,” tutur Agus Salim.

Wali Nagari Batu Kalang, Mansyur Rokas, BA yang dihubungi secara terpisah, mengatakan, pada kejadian Gempa September 2009 dirinya belum lagi menjabat sebagai walinagari. Sekarang Mansyur mengaku barang yang sudah jadi.

“Maaf beribu kali maaf kepada masyarakat yang tidak mendapat bantuan Gempa September 2007. Saya hanya menerima barang sudah jadi,” ungkapnya.

Dikatakan, memang sebelum ini pihak kabupaten di bawah koordinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, melakukan validasi data dengan menurunkan daftar nama penerima bantuan.

Menurut mansyur, dalam validasi data itu,   tidak boleh mengganti atau mengusulkan nama baru yang belum dapat. Bahkan dari data yang diturunkan yang terjadi pengurangan dari sebelumnya, karena diantara data yang diturunkan ada yang dempet penerimaan.

“Artinya, nama yang dikurangi, sebelumnya telah menerima bantuan rusak berat atau rusak ringan dan rusak sedang pada gelombang pertama. Jadi kami tidak bisa berbuat apa-apa,” tambah Mansyur.

Camat Padang Sago, Drs. Azminur, yang dihubungi secara terpisah, menghimbau kepada petugas Tim Pendaping Masyarakat (TPM), wali korong dan wali nagari, agar memberikan dana bantuan dengan utuh dan jangan ada melakukan pemotongan sedikitpun.

“Apabila nanti ada laporan pemotongan dan terbukti, saya selaku Camat Padang Sago, akan berlepas tangan. Apapun resiko tanggung sendiri. Kalau perlu saya yang melaporkan kepada pihak kepolisian,” tegas Azmnur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Ir. Joni Rinaldi, ketika diminta komentarnya, berlepas tangan, silahkan dihubungi wali korong bersangkutan, bagi masyarakat yang tidak menerima.

“Kami sifatnya menerima data yang sudah  ada. Data tersebut, berasal dari pemerintahan terendah yaitu walikorong masing-masing. Silahkan saja tanya walikorng, jangan kepada kami,” tuturnya.

Sebelumnya, Sekretris  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman, Indra Utama, AP, M. Si, menjelaskan, jumlah total dana bantuan Gempa Sepember 2007 tahap dua yang akan diserahkan kepada yang berhak menerima, bagi  rusak sedang dan ringan sebanyak Rp. 55 miliar lebih.

Sementara itu, salah seorang genersi muda Kabupaten Padang Pariaman, Afrizal, SE, meminta kepada masyarakat penerima bantuan Gempa September 2007 tahap dua ini, jangan mau ada pemotongan dari pihak manapun. Karena melakukan pemotongan sama dengan mengkoropsi dana masyarakat.

“ Saya menghimbau kepada semua elemen masyarakat, agar ikut memantau penyaluran bantuan Gempa September 2007 tahap dua tersebut. Apabila terjadi pemotongan, laporkan saja kepada kepolisian. Jangan takut dan janagan gentar, karena tidak ada yang kebal hokum di Negara Indonesia ini,” ucap Afrizal dengan lantang. **

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: