LSM Yang Mereshkan Masyarakat

Pariaman, Amiruddin

Masih seputar LSM Lemaporasubabane Poalsedaisin yang dibawa Drs. Yuridis, guru SMKN 3 Tambilahan Propinsi Riau, ke Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman. Kepala Badan Kesbang Pol Linmas Drs. Aminsardi, MM, menghimbau masyarakat yang sudah resah dan merasa dirugikan, agar melapor kepada Pemda Padang Pariaman

Hal itu diungkapkan Aminsardi kepada Sitinjau News, di Gedung DPRD Padang Pariaman, Rabu (25/8-10). Dikatakan, LSM tersebut, untuk Padang Pariaman, illegal dan tidak terdaftar pada Kesbang Pol Linmas. Orang Propinsi Sumbar yang  mengeluarkan tanda terdaftarnya (Kesbang Pol Linmas Sumbar red) telah kecolongan.

Dikatakan, jauh hari Aminsardi telah memanggil Yuridis, dan meminta keabsahan LSM yang dibawanya tersebut. Namun Yuridis tidak bisa menjelaskan dan akhirnya dia mencari jalan lain dengan membuat Akte LSM yang dipimpinnya tersebut di Padang.

Menurut Amisardi, segala tindak tanduk Yuridis, bersama antek-anteknya di Kabupaten Padang Pariaman, telah dilaporkan kepada pihak penegak Hukum yaitu Kejaksaan dan Polres Padang Pariaman dan termasuk kepada Gubernur Sumbar.

“Masyarakat yang sudah merasa tertipu dan dirugikan dengan janji-janji muluk yang diberikan kelompok Yuridis, agar`segera membuat laporan kepada Pemda Padang Pariaman dan Penagak Hukum,” ujarnya.

Dari keterangan Aminsardi, banyak yang dipelesetkan Yuridis, disamping soal agama dan aqidah, termasuk Pancasila pun juga dipelesetkan. Bahasa agama yang dipelesetkan, seperti Kadang Rasul. Kemudian Pancasila “Negara Penganten Maha Suci Mulia” Hukum Dasar tertulis Garuda Pancasila. “Bahineka Tunggail Ika”.

“Inilah salah satu diantara yang dipelestkan tentang Pancaisla. Gerak gerik LSM ini sedang daiwasi dan Pemerintah menunggu laporan dari masyarakat. Apabila memang masyarakat, sudah merasa dirugikan dan diresahkan,” ulang Aminsardi.

Ditambahkan Amisardi, dari sekian banyak LSM yang masuk ke Kabupaten Padang Pariaman, Pasca Gempa 30 September 2009,  inilah yang tidak jelas programnya.Membawa cerita khayalan dan menyesatkan.

Berdasarkan, keterangan Yuridis dari pemberitaan terdahulu, dia telah berhasil menghimpun anggota baik Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman, 60.000 Kepala Keluarga (KK) yang diiming-iming dengan bantuan rumah senilah Rp. 200 juta dan bantuan modal usaha minimal Rp. 50 juta/kk. (***)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: