Mansyur Rokas Kebakaran Jenggot

Pariaman, Amiruddin

Wali Nagari Batu Kalang Kecamatan Padang Sago-Kabupaten Padang Pariaman, Mansyur Rokas, BA, kebakaran “jenggot” bak cacing kepanasan.  Ketika diminta konfirmasi, tentang bantuan gempa 2007 Tahap III yang bakal diturunkan Pemda Padang Pariaman,   Kamis (9/9-10).

Katanya, kalau anda melihat  ada, kesalahan dari petugas di lapangan, tolong  diperbaiki  saja baik-baik dan jangan main berita saja,” cetusnya dengan nada keras.

Dari nada penyampaian, Mansyur Rokas, terkesan ada yang ditutupi dan tidak boleh diketahui orang banyak, sehingga dia alergi apabila wartawan yang datang bertanya. Tidak tanggung-tanggung, Manyur Rokas, meminta ado jotos.

“Kesinilah kamu, kita uji kemampuan itu, ” cetusnya.

Menurut laporan masyarakat, pada penyerahan bantuan gempa 2007 tahap dua, beberapa waktu lalu, Mansyur Rokas bersama dengan staf dan wali korongnya serta TPM  mempermainkan data penerima bantuan gempa tersebut, yang namanya keluar tidak dikasihkan dan nanamanya tidak terdaftar diberikan bantuan dan begitupula, harusnya rusak ringan dikasih bantuan rusak berat.

Perbuatan pensiunan  guru ini, konon sudah tercium oleh beberapa LSM, bahkan sudah dilaporkan kepada Kejaksaan Negeri Pariaman dan Polres Padang Pariaman dan masyarakat meminta pihak penegak hukum secepatnya memproses laporan tersebut.

“Kita sudah laporkan kepada pihak penegak hukum, kasus penyalahan data bantuan itu, ”tutur Rahmat, yang  mengaku perwakilan LSM dari Jakarta.

Menurut Rahmat, Mansyur Rokas, menganggap  masyarakat selama ini diam dikatakan takut dan bisa dibodohi dengan berdalih ini dan itu, tidak tahu segala, kan aneh seorang pemimpin menjawab bila masyarakat ingin bertanya.

Sesuai dengan SK Bupati Padang Pariaman, Nomor 234/KEP/BPP/2009, Tentang penetapan nama-nama Kelompok Tim Pendamping Masyarakat (TPM) Fasilitator Kecamatan (FK) dan Penerima Dana Bantuan Gempa Bumi 12-13 September 2007, untuk rumah kategori rusak berat tahap II di Kabupaten Padang Pariaman.

Warga Batu Kalang yang tercantum nama dalam SK Bupati tersebut, 113 orang, diantara nama yang berhak itu, ada yang diganti dengan yang tidak terdaftar. “ Ada apa dibalik pemberian bantuan seperti itu,” ulang Rahmat kembali. (***)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: